Project

Profile

Help

Task #98229

closed

[wa] Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari hadits berikut. ...

Added by Harry Sufehmi about 1 month ago. Updated about 1 month ago.

Status:
Closed
Priority:
Normal
Assignee:
-
Start date:
06/25/2022
Due date:
% Done:

0%

Estimated time:
Company:
-
Contact person:
-
Additional contact persons:
-

Description

Request for fact check about

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari hadits berikut.

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِىِّ قَالَ نَظَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِلَى رَجُلٍ يُقَاتِلُ الْمُشْرِكِينَ ، وَكَانَ مِنْ أَعْظَمِ الْمُسْلِمِينَ غَنَاءً عَنْهُمْ فَقَالَ « مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ النَّارِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى هَذَا » . فَتَبِعَهُ رَجُلٌ فَلَمْ يَزَلْ عَلَى ذَلِكَ حَتَّى جُرِحَ ، فَاسْتَعْجَلَ الْمَوْتَ . فَقَالَ بِذُبَابَةِ سَيْفِهِ ، فَوَضَعَهُ بَيْنَ ثَدْيَيْهِ ، فَتَحَامَلَ عَلَيْهِ ، حَتَّى خَرَجَ مِنْ بَيْنِ كَتِفَيْهِ . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « إِنَّ الْعَبْدَ لَيَعْمَلُ فِيمَا يَرَى النَّاسُ عَمَلَ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّهُ لَمِنْ أَهْلِ النَّارِ ، وَيَعْمَلُ فِيمَا يَرَى النَّاسُ عَمَلَ أَهْلِ النَّارِ وَهْوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِخَوَاتِيمِهَا »

Sahl bin Sa’ad As-Sa’idi berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat ada yang membunuh orang-orang musyrik dan ia merupakan salah seorang prajurit muslimin yang gagah berani. Namun anehnya beliau malah berujar, “Siapa yang ingin melihat seorang penduduk neraka, silakan lihat orang ini.” Kontan seseorang menguntitnya, dan terus ia kuntit hingga prajurit tadi terluka dan ia sendiri ingin segera mati (tak kuat menahan sakit, pen.). Lalu serta merta, ia ambil ujung pedangnya dan ia letakkan di dadanya, lantas ia hunjamkan hingga menembus di antara kedua lengannya.

Selanjutnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh ada seorang hamba yang menurut pandangan orang banyak mengamalkan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka. Sebaliknya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan-amalan penduduk neraka, namun berakhir dengan menjadi penghuni surga. Sungguh amalan itu dilihat dari akhirnya.” (HR. Bukhari, no. 6493)

Dalam riwayat lain disebutkan,

وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari, no. 6607)

Amalan yang dimaksud di sini adalah amalan shalih, bisa juga amalan jelek. Yang dimaksud ‘bil khawatim’ adalah amalan yang dilakukan di akhir umurnya atau akhir hayatnya.

Az-Zarqani dalam Syarh Al-Muwatha’ menyatakan bahwa amalan akhir manusia itulah yang jadi penentu dan atas amalan itulah akan dibalas. Siapa yang beramal jelek lalu beralih beramal baik, maka ia dinilai sebagai orang yang bertaubat. Sebaliknya, siapa yang berpindah dari iman menjadi kufur, maka ia dianggap murtad.

Kenapa Bisa Suul Khatimah?
Dijelaskan oleh Ibnu Rajab Al-Hambali mengenai hadits Sahl bin Sa’ad di atas pada kalimat “ia beramal yang dilihat oleh orang”, maksudnya adalah batinnya berbeda dengan lahiriyahnya. Maksudnya, seseorang bisa mendapatkan akhir hidup yang jelek karena masalah batinnya yang di mana perkara batin tidaklah nampak oleh orang-orang. Inilah sebab yang mengakibatkan seseorang mendapatkan suul khatimah.

Bisa jadi pula seseorang beramal seperti amalan penduduk neraka. Namun dalam batinnya, masih ada benih kebaikan. Ternyata benih kebaikan tersebut tumbuh pesat di akhir hidupnya, hingga ia meraih husnul khatimah.

Kata Ibnu Rajab, dari sinilah para ulama khawatir dengan keadan suul khatimah, keadaan akhir hidup yang jelek. Lihat pembahasan Ibnu Rajab dalam Jaami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 1: 173.

Jangan Terkagum
Sehingga jangan terkagum pada amalan kita saat ini. Karena akhir hayat itulah penentunya, apakah benar kita bisa istiqamah.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« لاَ عَلَيْكُمْ أَنْ لاَ تُعْجَبُوا بِأَحَدٍ حَتَّى تَنْظُرُوا بِمَ يُخْتَمُ لَهُ فَإِنَّ الْعَامِلَ يَعْمَلُ زَمَاناً مِنْ عُمْرِهِ أَوْ بُرْهَةً مِنْ دَهْرِهِ بِعَمَلٍ صَالِحٍ لَوْ مَاتَ عَلَيْهِ دَخَلَ الْجَنَّةَ ثُمَّ يَتَحَوَّلُ فَيَعْمَلُ عَمَلاً سَيِّئاً وَإِنَّ الْعَبْدَ لِيَعْمَلُ الْبُرْهَةَ مِنْ دَهْرِهِ بِعَمَلٍ سَيِّئٍ لَوْ مَاتَ عَلَيْهِ دَخَلَ النَّارَ ثُمَّ يَتَحَوَّلُ فَيَعْمَلُ عَمَلاً صَالِحاً وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْراً اسْتَعْمَلَهُ قَبْلَ مَوْتِهِ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ قَالَ « يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ ثُمَّ يَقْبِضُهُ عَلَيْهِ »

“Janganlah kalian terkagum dengan amalan seseorang sampai kalian melihat amalan akhir hayatnya. Karena mungkin saja seseorang beramal pada suatu waktu dengan amalan yang shalih, yang seandainya ia mati, maka ia akan masuk surga. Akan tetapi, ia berubah dan mengamalkan perbuatan jelek. Mungkin saja seseorang beramal pada suatu waktu dengan suatu amalan jelek, yang seandainya ia mati, maka akan masuk neraka. Akan tetapi, ia berubah dan beramal dengan amalan shalih. Oleh karenanya, apabila Allah menginginkan satu kebaikan kepada seorang hamba, Allah akan menunjukinya sebelum ia meninggal.” Para sahabat bertanya,
“Apa maksud menunjuki sebelum meninggal?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Yaitu memberikan ia taufik untuk beramal shalih dan mati dalam keadaan seperti itu.” (HR. Ahmad, 3: 120, 123, 230, 257 dan Ibnu Abi ‘Ashim dalam As-Sunnah 347-353 dari jalur dari Humaid, dari Anas bin Malik. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth dalam Tahqiq Musnad Imam Ahmad mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat shahih Bukhari – Muslim. Lihat pula Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1334, hal yang sama dikatakan oleh Syaikh Al-Albani)

Oleh karenanya, penting sekali amalan yang kontinu dan menjadi akhir hidup dengan penutup terbaik yaitu husnul khatimah.

Diselesaikan di pagi hari, 21 Jumadats Tsaniyyah 1437 H @ Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul

Oleh Al-Faqir Ila Maghfirati Rabbihi: Muhammad Abduh Tuasikal

Rumaysho.Com, Channel Telegram @RumayshoCom, @DarushSholihin, @UntaianNasihat, @RemajaIslam

husnul khatimah mati

Kencing di Tengah Mandi Junub
9 Kajian Kitab Rutin dalam 3 Hari di Jogja
Artikel yang Terkait
Apakah benar, makin sering bergaul dan bermedsos, makin banyak dosa?
Benarkah Banyak Bergaul dan Bermedsos, Makin Banyak Dosa?
May 2, 2022
Bagaimana realisasi syukur bakda Ramadhan
Naskah Khutbah Idul Fitri 2022 Terfavorit: Realisasi Syukur Bakda Ramadhan
April 29, 2022
Bagaimana kiat istiqamah bakda Ramadhan?
Khutbah Jumat: Kiat Istiqamah Bakda Ramadhan
April 29, 2022
Ikuti Petunjuk Al-Qur'an dan Sunnah Nabi
Mau Selamat? Ikuti Petunjuk Al-Qur’an dan Sunnah Nabi
April 16, 2022
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *

Name *

Email *

Website

2,324
Followers
282k
Subscribers
836k
Followers
Facebook

Follow Us
Kita tahu bersama bahwa #PuasaSyawal itu punya keutamaan yang besar. Bagi yang berpuasa #Ramadan dengan sempurna, l… https://t.co/JiZodA3wcr

2022/05/13
Salah satu tanda amalan #Ramadan kemarin kita diterima adalah menjadi lebih baik selepas Ramadan atau minimal menja… https://t.co/Lts8AmfYH4

2022/05/08
Ada yang punya hobi berenang nggak? Kira-kira saat puasa nanti, kita masih boleh berenang siang-siang nggak ya? Na… https://t.co/6t0UNkNYOm

2022/03/31
Follow us on Twitter

https://rumayshopeduli.com/359-menerima-penyaluran-dana-riba-untuk-fasilitas-umum.html
Populer
Terbaru
Komentar
Dzikir yang Dibaca di Waktu Pagi
Bacaan Dzikir Pagi
March 31, 2015
Dzikir yang Dibaca di Waktu Petang
Bacaan Dzikir Petang
March 31, 2015
nisfu_syaban_01
Malam Nisfu Syaban dan Amalan Nisfu Syaban
May 29, 2015
Apakah Onani Membatalkan Puasa?
Apakah Onani Membatalkan Puasa?
July 18, 2012
setan_dzikir_5
Arti Laa Hawla wa Laa Quwwata Illa Billah
November 17, 2016

Paling Banyak Dilihat
March 31, 2015
Bacaan Dzikir Pagi
March 31, 2015
Bacaan Dzikir Petang
May 29, 2015
Malam Nisfu Syaban dan Amalan Nisfu Syaban
July 18, 2012
Apakah Onani Membatalkan Puasa?
Remaja Islam Mau Mengenal Islam
Jangan Katakan Non Muslim itu KAFIR?
Jadi Wanita Seperti Ummu Sulaim Rumaysho, Jangan Sampai Mau Korbankan Agama Karena Pria
Dampak Negatif Pacaran Hingga Zina Sebelum Menikah
Pilih yang Bagus Agamanya, Pasti Engkau Tidak Akan Kecewa
Ruqoyyah
6 Hukuman bagi yang Hubungan Intim di Siang Hari Ramadhan
Sejarah Ringkas Nabi Muhammad dari Lahir Hingga Meninggal Dunia
Anak Saleh Belajar Qurban
Mengajarkan Anak Takbir Awal Dzulhijjah
Pesantren Darush Sholihin
Dibutuhkan Qurban untuk Indonesia Timur dan Gunungkidul 1443 H
Peresmian Gedung TPA, Madrasah Diniyah, dan Pondok Pesantren Darush Sholihin
DS Muda
10 Alasan Memilih Tinggal di Desa
Menu Buka Puasa di Desa
© Copyright 2022, All Rights Reserved | Made with By Abu Suhail
About Me
Facebook
Twitter
YouTube
Instagram

Sumber https://rumaysho.com/13187-amalan-tergantung-pada-akhirnya.html

Click or copy-paste the url below in your browser to notify or invalidate the request.

Invalidate Request: https://kalimasada-1.turnbackhoax.id/menu-kalimasada/process.php?invalidate=73760

Notify Requesters: https://kalimasada-1.turnbackhoax.id/menu-kalimasada/process.php?notify=73760

From Cekfakta Kalimasada Whatsapp.

Actions #1

Updated by Harry Sufehmi about 1 month ago

  • Status changed from Open to Closed

Also available in: Atom PDF Tracking page