Project

Profile

Help

Maintenance. Planio will be undergoing a scheduled maintenance this weekend. Between Saturday, July 24 at 9:00 UTC and Sunday, July 25, 22:00 UTC your account might observe occasional downtimes which may last up to several minutes in some cases.

Task #36424

Seorang Gadis di Batam Menangis Histeris PascaDivaksin AstraZeneca Kejadian ikutan pascaimunisas...

Added by Harry Sufehmi about 1 month ago. Updated 1 day ago.

Status:
Closed
Priority:
Normal
Assignee:
-
Start date:
06/22/2021
Due date:
% Done:

0%

Estimated time:
Company:
-
Contact person:
-
Additional contact persons:
-

Description

Request for fact check about

Seorang Gadis di Batam Menangis Histeris Pasca-Divaksin AstraZeneca

Kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) dirasakan sejumlah warga Batam, Kepulauan Riau usai menjalani vaksinasi Covid-19.
Setelah ratusan pekerja PT Schneider Electric Batam dilarikan ke rumah sakit, kini efek yang sama dirasakan oleh seorang warga Perumahan Botania Garden, Batam Kota.
Adalah Nani, yang merasakan demam tinggi usai divaksin. Saking tingginya suhu tubuh, perempuan itu menangis histeris.
Kisah yang dialami Nani ini diunggah oleh akun Facebook  Abdul Hasyid Sipahutar pada Senin (21/6/2021).
Dari pantauan di akun tersebut, kini postingan tersebut sudah dikomentari 161 orang dan sudah 498 kali dibagikan oleh para pengguna media sosial itu.
Dari keterangan di akun tersebut, diketahui Nani menjadi salah satu penerima vaksin AstraZeneca, dalam vaksinasi yang dilaksanakan di Fasum Perumahan Mediterania, pada Kamis (17/6/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.
Malamnya, sekira pukul 21.39 WIB, Nani mengalami demam tinggi hingga bagian tubuh sebelah kanan mati rasa.
Abdul yang dihubungi, kemudian menjelaskan bahwa pihak keluarga menyangka bahwa hal ini adalah salah satu efek vaksin, sehingga hanya memberikan obat penurun panas yakni Paracetamol, air kelapa muda, hingga susu kemasan.
Pihak keluarga kemudian mencoba menghubungi contact tenaga kesehatan yang tertera di kartu vaksinasi, dan dokter menyarankan agar segera dibawa ke rumah sakit.
Oleh keluarga, Nani sempat dibawa ke Rumah Sakit Elisabeth Batam Center pada Minggu (20/6/2021) malam guna mendapat perawatan.
Namun keluarga mengurungkan rencana perawatan lanjut dikarenakan pihak rumah sakit menyatakan bahwa perawatan pasca-vaksin tidak dapat ditanggung oleh BPJS.

Click or copy-paste the url below in your browser to notify or invalidate the request.

Invalidate Request: https://kalimasada-1.turnbackhoax.id/menu-kalimasada/process.php?invalidate=23253

Notify Requesters: https://kalimasada-1.turnbackhoax.id/menu-kalimasada/process.php?notify=23253

From Cekfakta Kalimasada Whatsapp.

History

#1 Updated by Harry Sufehmi 1 day ago

  • Status changed from Open to Closed

Also available in: Atom PDF Tracking page